SINEREVIEW

Apr 24 2018 by arwuda

Rampage: Ancaman Tiga Raksasa Penghancur Kota


(Dok: denofgeek.com)

DUA minggu Rampage mampu mengumpulkan 283 juta dolar (Rp 3,85 triliun), seakan menegaskan bahwa nama Dwayne Johnson jadi jaminan penghasil film box office. Stereotipe karakter hero yang diperankan seakan tak berpengaruh pada peran The Rock. Yang penting unsur aksi laga petualangan ada dalam film.

Rampage tidak hanya menjual aksi hero Dwayne, tapi dari sisi cerita masih pantas disebut menarik. Bandingkan dengan tiga film The Rock sebelumnya: Baywatch, Jumanji dan Central Intelligence, Rampage masih enak dinikmati. Rampage tidak hanya menghibur, tapi juga lumayan menegangkan dari setiap menyaksikan aksi The Rock. Tidak terkecuali, penggunaan animasi komputer (CGI) yang sangat menawan.

Tapi Rampage juga menyisakan banyak kekuarangan. Misalnya saja, kemustahilan mutasi yang terjadi pada hewan-hewan yang berubah meraksasa. Ibaratnya bisa dalam hitungan nafas sudah terjadi perubahan gen. Kekacuan yang terjadi, hadirnya tiga hewan raksasa, seakan mengulang adegan dan cerita film San Andreas, Dwayne juga jadi heronya. Rampage juga sederhana dalam mengemas klimaks dan menyelesaikan kekacauan, termasuk dalam menghentikan aksi kejahatan. Simplifikasi!

Rampage bercerita tentang riset di luar angkasa tentang serum yang mempu mengubah gen makhluk hidup bertambah besar. Hanya saja riset yang dilakukan perusahaan Energyne mengalami kegagalan. Tikus percobaan meraksasa dan menghancurkan stasiun angkasa. Tiga kapsul berhasil diselamatkan, lolos ke bumi. Celakanya, tiga hewan mengkonsumsi serum ini. Salah satunya adalah George, gorila albino yang menjadi tanggung jawab Davis Okoye.

Dari Kate Caldwell, mantan peneliti gen di perusahaan Energyne, diketahui bahwa perubahan gen dan agresifitas hewan diakibatkan tepapar serum produk Energyne. Energyne akan menggunakan serumnya untuk kebutuhan militer. Kate yang menjadi korban perusahaannya ingin membongkar kejahatan yang dilakukan pasangan kakak-adik, Claire Wyden dan Brett Wyden.

George perlahan meraksasa. Puncaknya, George membahayakan keselamatan manusia dan harus dimusnahkan. Belum juga urusan George selesai, muncul srigala raksasa yang juga mengalami mutasi gen dan meraksasa. Pihak keamanan tak kuasa menghadapi kekacauan. Seisi kota diperintahkan evakuasi dan mengungsi. Kepanikan menghebat ketika, buaya raksasa muncul.

Berkat bantuan Kate dan kehadiran Okoye, George perlahan mulai sadar dan berbalik melawan dua hewan raksasa.

(Sinemata/ *)

Sutradara: Brad Peyton

Pemain: Dwayne Johnson (Davis Okoye), Naomie Harris (Dr. Kate Caldwell), Malin Åkerman (Claire Wyden), Jeffrey Dean Morgan (Harvey Russell), Jake Lacy (Brett Wyden)        

 

TRIVIA

Academy Awards merupakan penghargaan perfilman paling bergengsi. Tayangan malam puncak Piala Oscar dinikmati jutaan penonton TV seluruh dunia. Tapi apakah ada hadiah uang diberikan kepada pemenang/nominee? Besarnya tergantung sponsor yang mau mengisi goodie bag. Tahun lalu nilainya sekitar Rp 50 juta, berupa voucer hotel sampai produk elektronik. Piala Oscar sendiri nilai produksinya hanya sekitar Rp 5 juta.